Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa Ngeres Kocak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa Ngeres Kocak. Tampilkan semua postingan

Cerita Dewasa Pengalaman Ngentot sama kekasihku pertama kali

Cerita dewasa seks yang coba akan kubagi dalam situs cerita sex ini adalah mengenai cerita seks dewasa tentang pengalaman sex ku bersama kekasihku yang baru pertama kali ngentot. Sebut saja namaku Anggi, umurku 22 tahun. Aku adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Jogja. Saat ini aku sudah berada di tingkat akhir dan sedang dalam masa penyelesaian skripsi. Sebelum aku memulai kisah yang akan menjadi kisah indah bagiku, perkenankan aku mendeskripsikan diriku. Tinggiku 160 cm dengan berat 45 kg. Rambutku hitam panjang sepinggul dan lurus. Kulitku putih bersih. Mataku bulat dengan bibir mungil dan penuh. Payudaraku tidak terlalu besar, dengan ukuran 34 B.
Sebulan yang lalu, seorang laki-laki berumur 28 tahun memintaku jadi pacarny. Permintaan yang tak mungkin aku tolak, karena dia adalah sosok yang selalu ku impikan. Dia seperti pangeran bagiku. Badannya yang tinggi dan atletis serta sorot matanya yang tajam selalu membuatku terpana. Namanya adalah Rico, kekasih pertamaku. Rico sudah bekerja di perusahaan swasta di Jogja. Rico sangat romantis, dia selalu bisa membawaku terbang tinggi ke dunia mimpi. Ribuan rayuan yang mungkin terdengar gombal selalu bagai puisi di telingaku. Sejauh ini hubungan kami masih biasa saja. Beberapa kali kami melakukan ciuman lembut di dalam mobil atau saat berada di tempat sepi. Tapi lebih dari itu kami belum pernah. Sejujurnya, aku kadang menginginkan lebih darinya. Membayangkannya saja sering membuatku masturbasi.
Hari ini (30 Maret 2010) tepat sebulan hari jadi kami. Rico dan aku ingin merayakan hari jadi tersebut. Setelah diskusi panjang, akhirnya diputuskan weekend kita berlibur ke kaliurang.
Sabtu yang ku tunggu datang juga. Rico berjanji akan menjemputku pukul 07.00 WIB. Sejak semalam rasanya aku tidak bisa tidur karena berdebar-debar. Untuk hari yang istimewa ini, aku juga memilih pakaian yang istimewa. Aku mengenakan kaos tanpa lengan berwarna biru dan celana jeans 3/4. Rambut panjangku hanya dijepit saja. Karena takut nanti basah saat bermain di air terjun, aku membawa sepasang baju ganti dan baju dalam. Tak lama kemudia Rico datang dengan mobil honda jazz putihnya. Ahh,, Rico selalu tampak menawan di mataku. Padahal dia hanya memakai kaos hitam dan celana jeans panjang.
“Sudah siap berangkat, Nggi?” aku pun mengangguk dan segera masuk ke dalam mobil. Perjalanan tidak memakan waktu lama karena jalanan masih cukup sepi. Sekitar 45 menit kemudian kita sampai di tempat wisata. Ternyata pintu masuk ke area wisata masih ditutup.
“Masih tutup, mas.. Kita jalan dulu aja ke tempat lain, gimana?” tanyaku
“Iya.. coba lebih ke atas. Siapa tau ada pemandangan bagus.”
Rico segera menjalankan mobilnya. Tidak begitu banyak pemandangan menarik. Begitu sekeliling tampak sepi, Rico memarkir mobilnya.
“Kita nunggu di sini aja ya, sayang. Sambil makan roti coklat yang tadi aku beli. Kamu belum sarapan, kan?”
“iya, mas.. Anggi juga lapar”
Sambil makan roti, Rico dan aku berbincang-bincang mengenai tempat-tempat yang akan kami kunjungi. Tiba-tiba…
“Aduh Anggi sayang, udah gede kok makannya belepotan kayak anak kecil,,,” ucapnya sambil tertawa. Aku jadi malu dan mengambil tisue di dashboard. Belum sempat aku membersihkan mukaku, Rico mendekat, “Sini, biar mas bersihin.” Aku tidak berpikir macam-macam. Tapi Rico tidak mengambil tisue dari tanganku, namun mendekatkan bibirnya dan menjilat coklat di sekeliling bibirku. Oooh,, udara pagi yang dingin membuatku jantungku berdebar sangat kencang.
“Nah, sudah bersih.” Ucap Rico sambil tersenyum. Tapi wajahnya masih begitu dekat, sangat dekat, hanya sekitar 1-2 cm di hadapanku. Sekuat tenaga aku mengucapkan terima kasih dengan suara sedikit bergetar. Rico hanya tersenyum, kemudian dengan lembut tangan kirinya membelai pipiku, menengadahkan daguku. Bisa ku lihat matanya yang hitam memandangku, membuatku semakin bergetar. Aku benar-benar berusaha mengatur nafasku. Seketika, ciuman Rico mendarat di bibirku. Aku pun membalas ciumannya. Ku lingkarkan kedua tanganku di lehernya. Ku rasakan tangan kanan Rico membelai rambutku dan tangan kirinya membelai lenganku. Tak berapa lama, ku rasakan ciuman kami berbeda, ada gairah di sana. Sesekali Rico menggigit bibirku dan membuatku mendesah, “uhhhh…” refleks aku memperat pelukanku, meminta lebih. Tapi Rico justru mengakhirinya, “I love you, honey” Lalu mengecup bibirku dengan cepat dan melepaskan pelukannya. Aku berusaha tersenyum, “I love you, too”. dalam hati aku benar-benar malu, karena mendesah. Mungkin kalau aku tidak mendesah, ciuman itu akan berlanjut lebih. Aaahh,,, bodohnya aku. Rico lalu menjalankan mobilnya menuju tempat wisata.

Cerita Dewasa Ngentot Sama Dosen Kuliah

Cerita Dewasa Seks ini terjadi saat aku waktu masih kuliah. Cerita Sex yang coba ingin aku bagi kepada kawan-kawan semua adalah pengalaman cerita dewasa dan cerita sex ku dengan dosen kuliahku. Ia mengajar mata kuliah bahasa inggris. Sejalan dengan waktu, kini aku bisa kuliah di universitas keinginanku. Namaku Jack, sekarang aku tinggal di Yogyakarta dengan fasilitas yang sangat baik sekali. Kupikir aku cukup beruntung bisa bekerja sambil kuliah sehingga aku mempunyai penghasilan tinggi.
Berawal dari reuni SMA-ku di Jakarta. Setelah itu aku bertemu dengan dosen bahasa inggrisku, kami ngobrol dengan akrabnya. Ternyata Ibu Shinta masih segar bugar dan amat menggairahkan. Penampilannya amat menakjubkan, memakai rok mini yang ketat, kaos top tank sehingga lekuk tubuhnya nampak begitu jelas. Jelas saja dia masih muda sebab sewaktu aku SMA dulu dia adalah guru termuda yang mengajar di sekolah kami. Sekolahku itu cuma terdiri dari dua kelas, kebanyakan siswanya adalah wanita. Cukup lama aku ngobrol dengan Ibu Shinta, kami rupanya tidak sadar waktu berjalan dengan cepat sehingga para undangan harus pulang. Lalu kami pun berjalan munuju ke pintu gerbang sambil menyusuri ruang kelas tempatku belajar waktu SMA dulu.
Tiba-tiba Ibu Shinta teringat bahwa tasnya tertinggal di dalam kelas sehinga kami terpaksa kembali ke kelas. Waktu itu kira-kira hampir jam dua belas malam, tinggal kami berdua. Lampu-lampu di tengah lapangan saja yang tersisa. Sesampainya di kelas, Ibu Shinta pun mengambil tasnya kemudian aku teringat akan masa lalu bagaimana rasanya di kelas bersama dengan teman-teman. Lamunanku buyar ketika Ibu Shinta memanggilku.
“Kenapa Jack”
“Ah.. tidak apa-apa”, jawabku. (sebetulnya suasana hening dan amat merinding itu membuat hasratku bergejolak apalagi ada Ibu Shinta di sampingku, membuat jantungku selalu berdebar-debar).
“Ayo Jack kita pulang, nanti Ibu kehabisan angkutan”, kata Ibu Shinta.
“Sebaiknya Ibu saya antar saja dengan mobil saya”, jawabku dengan ragu-ragu.
“Terima kasih Jack”.

Cerita Dewasa Seks Aku diperkosa adik iparku sendiri

Cerita dewasa seks yang ingin coba aku bagi dalam cerita sex kali ini adalah cerita dewasa yang cukup memilukan hati. Aku telah diperkosa oleh adik iparku sendiri. Sebelum memulai cerita seks ini aku perkenalkan namaku Namaku Elly. Usiaku kini 23 tahun. Aku sudah menikah dengan Albert yang kini berusia 25 tahun, dan kini aku adalah seorang ibu muda, dengan seorang anak yang baru berusia 6 bulan yang kami beri nama Michael. Sejak pacaran dan menikah sampai sekarang ini, suamiku sering berpergian ke luar negeri untuk urusan pekerjaan. Aku sendiri adalah wanita yang mendapat karunia wajah yang cantik, itu menurut teman temanku. Aku memiliki rambut yang lurus dan panjang sampai sebahu. Tubuhku sudah kembali ramping dan indah seperti pujian suamiku, meskipun aku baru melahirkan setengah tahun yang lalu. Mungkin hal itu karena aku rajin mengikuti senam aerobik, dan memang aku menjaga pola makan supaya badanku tak semakin melar, dan aku sedikit banyak bangga karenanya.
Aku sendiri tidak bekerja di luar, karena suamiku memiliki penghasilan yang lebih dari cukup. Dan memang suamiku ingin aku menjadi ibu rumah tangga yang baik saja, dengan tinggal di rumah untuk merawat anak kami dengan baik. Kehidupan seks kami juga luar biasa. Suamiku adalah lelaki perkasa di tempat tidur, dan aku sungguh menikmati kehidupanku ini. Kini kalau suamiku tak ada di rumah, aku hanya tinggal dengan anakku, juga pembantu kami yang kupanggil bi Iyem, satpam kami yang bernama Adrian, tukang kebun kami yang bernama pak Jono, dan juga sopir kami yang bernama Sarman. Di usiaku yang sekarang ini, nafsu seksku tentu sedang tinggi tingginya. Ditinggal oleh suamiku bekerja seperti ini, kadang aku amat merindukan bermain cinta dengannya. Demikian sekilas tentang keadaanku dan keluargaku.
Hari itu hari Sabtu. Siang hari itu, aku menerima telepon dan aku terkejut dengan berita yang aneh. Aku mendapatkan hadiah sebuah mobil lewat undian sebuah produk. Dan seingatku, aku tak pernah mengikuti prosedur undian itu.
Dengan santai aku berkata, “Pak, terserah bapak mau bicara apa, tapi saya tak akan pernah mentransfer uang apapun untuk pajak atau yang lain”.
Dan orang itu berkata panjang lebar, “Ibu Elly, kami memaklumi kalau ibu berhati hati, memang kami tak menyuruh ibu membayar apapun, karena pajak hadiah ditanggung oleh kami. Kami akan mengantarkan hadiah itu langsung ke rumah ibu sekitar satu jam lagi. Gratis bu, tak dipungut biaya apapun. Ibu boleh mencobanya, kalau ternyata mobilnya bermasalah kami langsung mengganti dengan yang baru. Tapi itu tidak akan terjadi bu, karena kami sudah melakukan More…pemeriksaan terhadap mobil ini”.
Mendengar hal ini, aku hanya bisa mengangkat bahu dan berkata, “Ya terserah bapak. Maaf, dengan bapak siapa saya bicara?”.
Dan orang itu menjawab, “Dengan bapak Anto. Ibu bisa menghubungi kantor kami di nomer *** ****. Aku mengiyakan saja dan kemudian memutus pembicaraan. Dalam hati aku merasa aneh, tapi ya kalau gratis, apa salahnya?

Cerita Dewasa Seks Ngentot Abg dan Pembantu Seksi yang menggairahkan

Cerita Dewasa Seks ini akan mengisahkan cerita sex seruku menggarap cewek abg dan juga seorang pembantu temanku yang binal dan hipersex. Gimana sih cerita dewasa sekaligus cerita sex yang akan aku ceritakan kali ini ? yuk disimak aja cerita dewasa seru dan cerita dewasa sex berikut ini.
Aku terbangun karena hp ku berdering. Kulihat Dina, abg yang kugarap tadi malam, masih terlelap. Toketnya yang montok bergerak seiring dengan tarikan napasnya. Pengen aku menggelutinya lagi, tetapi temanku Ardi sedang menunggu diujung hp. Aku keluar kamar supaya Dina gak terganggu dengan pembicaraanku. “Baru bangun ya”, terdengar suara Ardi diujung sana. “Iya, mau ngapain pagi gini dah nelpon, masih ngantuk”, jawabku. “Gini ari baru bangun, udah jam 10 nih. Pasti ngegarap abg ya”. “La iya lah”, jawabku. “Ada apa”. “Tukeran abg yuk, aku semalam main ama pembantu sebelah”. “Pembantu? emangnya gak ada cewek yang lain”, kataku, rada kesel. Masak Dina mau dituker ama pembantu. “Tunggu dulu, biar pembantu Ana cantik kaya anak gedongan. Bodinya montok banget dan napsunya gede banget, maunya terus2an main. Kamu pasti puas lah main ama dia”. “Masak sih, kalo cewekku Dina, anak skolahan, montok dan binal kalo di ranjang”, jawabku lagi. “Ya udah, kita tukeran aja, mau enggak. Kalo mau aku ama Ana cabut kerumahmu sekarang”. Aku tertarik juga dengan tawaran, pengen juga aku ngeliat kaya apa sih pembantu yang katanya kaya anak gedongan, “Ok, dateng aja”. Pembicaraan terhenti. Aku kembali ke kekamar.
Dina udah bangun. “Ada apa om, mau maen lagi gak”, katanya sambil tersenyum. “Belum puas semalem ya Din. Temen om tadi nelpon ngajakin om tuker pasangan. Dina mau gak maen ama temennya om. Dia juga ahli kok nggarap cewek abg kaya Dina”, jawabku. “Kalo nikmat ya Dina sih mau aja”, Dina bangun dari tempat tidur dan masuk kamar mandi. Aku menyusulnya. Sebenarnya aku napsu lagi ngeliat Dina yang masih telanjang bulat, tetapi karena Ana mau dateng ya aku tahan aja napsuku. Kita mandi sama sambil saling menyabuni sehingga kon tolku ngaceng lagi. “Om, kon tolnya ngaceng lagi tuh, maen lagi yuk”, ajak Dina sambil ngocok kon tolku. “Kan Dina mau maen ama temennya om, nanti aja maennya. Temen om ama ceweknya lagi menuju kemari”, jawabku. Sehabis mandi, kita sarapan dulu. Dina tetep aja bertelanjang bulat sementara aku cuma pake celana pendek saja. Selesai makan aku menarik Dina saung dipinggir kolam renang yang ada dibelakang rumahku. Dina kupeluk dan kuciumi sementara tanganku sibuk meremes2 toket montoknya. Dinapun gak mau kalah, kon tolku digosok2nya dari luar celana ku.
Sedang asik, Ardi dan Ana datang. Ardi sudah biasa kalo masuk rumahku langsung nyelonong aja kedalem, karena kami punya kunci rumah masing2. Ana ternyata cantik juga, seperti bintang sinetron berdarah arab yang aku lupa namanya. Ana make pakean ketat, sehingga toketnya yang besar tampak sangat menonjol. Pantatnya yang besar juga tampak sangat menggairahkan. Ana terkejut melihat Dina yang bertelanjang bulat. Kuperkenalkan Dina pada Ardi, Ardi langsung menggandeng Dina masuk ke rumah.
“An, Ardi bilang dia nikmat banget ngen tot sama kamu, no nok kamu bisa ngempot ya, aku jadi kepingin ngerasain diempot juga”, kataku sambil mencium pipinya. “An, kamu napsuin banget, tetek besar dan pantat juga besar”. “Dina kan juga napsuin pak”, jawabnya sambil duduk disebelahku di dipan. “Jangan panggil pak dong, panggil om. Kan saya belum tua”, kataku sambil memeluknya. Kucium pipinya sambil jemariku membelai-belai bagian belakang telinganya. Matanya terpejam seolah menikmati usapan tanganku. Kupandangi wajahnya yang manis, hidungnya yang mancung lalu bibirnya. Tak tahan berlama-lama menunggu akhirnya aku mencium bibirnya. Kulumat mesra lalu kujulurkan lidahku. Mulutnya terbuka perlahan menerima lidahku. Lama aku mempermainkan lidahku di dalam mulutnya. Lidahnya begitu agresif menanggapi permainan lidahku, sampai-sampai nafas kami berdua menjadi tidak beraturan. Sesaat ciuman kami terhenti untuk menarik nafas, lalu kami mulai berpagutan lagi dan lagi. Kubelai pangkal lengannya yang terbuka. Kubuka telapak tanganku sehingga jempolku bisa menggapai permukaan dadanya sambil membelai pangkal lengannya. Bibirku kini turun menyapu lehernya seiring telapak tanganku meraup toketnya. Ana menggeliat bagai cacing kepanasan terkena terik mentari. Suara rintihan berulang kali keluar dari mulutnya di saat lidahku menjulur menikmati lehernya yang jenjang. “Om….” Ana memegang tanganku yang sedang meremas toketnya dengan penuh napsu. Bukan untuk mencegah, karena dia membiarkan tanganku mengelus dan meremas toketnya yang montok.”An, aku ingin melihat toketmu”, ujarku sambil mengusap bagian puncak toketnya yang menonjol. Dia menatapku. Ana akhirnya membuka tank top ketatnya di depanku. Aku terkagum-kagum menatap toketnya yang tertutup oleh BH berwarna hitam. Toketnya begitu membusung, menantang, dan naik turun seiring dengan desah nafasnya yang memburu. Sambil berbaring Ana membuka pengait BH-nya di punggungnya. Punggungnya melengkung indah. Aku menahan tangan Ana ketika dia mencoba untuk menurunkan tali BH-nya dari atas pundaknya. Justru dengan keadaan BH-nya yang longgar karena tanpa pengait seperti itu membuat toketnya semakin menantang. “toketmu bagus, An”, aku mencoba mengungkapkan keindahan pada tubuhnya. Perlahan aku menarik turun cup BH-nya. Mata Ana terpejam. Perhatianku terfokus ke pentilnya yang berwarna kecoklatan. Lingkarannya tidak begitu besar sedang ujungnya begitu runcing dan kaku. Kuusap pentilnya lalu kupilin dengan jemariku. Ana mendesah. Mulutku turun ingin mencicipi toketnya. “Egkhh..” rintih Ana ketika mulutku melumat pentilnya.
Kupermainkan dengan lidah dan gigiku. Sekali-sekali kugigit pentilnya lalu kuisap kuat-kuat sehingga membuat Ana menarik rambutku. Puas menikmati toket yang sebelah kiri, aku mencium toket Ana yang satunya yang belum sempat kunikmati. Rintihan-rintihan dan desahan kenikmatan keluar dari mulut Ana. Sambil menciumi toket Ana, tanganku turun membelai perutnya yang datar, berhenti sejenak di pusarnya lalu perlahan turun mengitari lembah di bawah perut Ana. Kubelai pahanya sebelah dalam terlebih dahulu sebelum aku memutuskan untuk meraba no noknya yang masih tertutup oleh celana jeans ketat yang dikenakan Ana. Aku secara tiba-tiba menghentikan kegiatanku lalu berdiri di samping dipan. Ana tertegun sejenak memandangku, lalu matanya terpejam kembali ketika aku membuka jeans warna hitamnya. Aku masih berdiri sambil memandang tubuh Ana yang tergolek di dipan, menantang. Kulitnya yang tidak terlalu putih membuat mataku tak jemu memandang. Perutnya begitu datar. Celana jeans ketat yang dipakainya telihat terlalu longgar pada pinggangnya namun pada bagian pinggulnya begitu pas untuk menunjukkan lekukan pantatnya yang sempurna. Puas memandang tubuh Ana, aku lalu membaringkan tubuhku disampingnya. Kurapikan untaian rambut yang menutupi beberapa bagian pada permukaan wajah dan leher Ana. Kubelai lagi toketnya. Kucium bibirnya sambil kumasukkan air liurku ke dalam mulutnya. Ana menelannya. Tanganku turun ke bagian perut lalu menerobos masuk melalui pinggang celana jeans Ana yang memang agak longgar. Jemariku bergerak lincah mengusap dan membelai selangkangan Ana yang masih tertutup CDnya. jari tengah tanganku membelai permukaan CDnya tepat diatas no noknya, basah. Aku terus mempermainkan jari tengahku untuk menggelitik bagian yang paling pribadi tubuh Ana. Pinggul Ana perlahan bergerak ke kiri, ke kanan dan sesekali bergoyang untuk menetralisir ketegangan yang dialaminya

Cerita Sex Ditempat Kos

Cerita Sex Ditempat Kos, Cerita Seks Dewasa Seperti biasa pada pagi hari semua penghuni bedeng sibuk dibelakang mandi mencuci. Perlu diketahui bahwa kondisi di rumah ini memiliki 5 kamar mandi terpisah dari rumah dan 2 buah sumur air harus diangkat ke. Ngintip Pipis | Cerita Sex.
Cerita Sex Ditempat Kos, Ngintip Pipis langsung aja gan. kalo ane rada2 jarang bilas si otong kalo abis pipis di tempat umum Peace entah kenapa lain aja rasanya ngakak ngakak kalo agan gmn. Foto cewek pipis atau gadis kencing | Foto Bugil Cewek Video Bokep. Nikmatnya selingkuh dengan teman kost pacarku – Cerita Dewasa Terbaru.
Cerita Sex Ditempat Kos, Aku bermalam di tempat kost itu kali ini bukan di kamar Sela tapi di kamar Ratna. Aku jadi ngak kesepian lagi meski Sela ke Bromo sampai empat hari dan empat hari itu aku dan Ratna mengunakan kesempatan sebaik-baiknya. Rumah Seks Indonesia Anak kost mamaku – 1 – Cerita seks cerita..
Cerita Sex Ditempat Kos, Selain badan beku kedinginan motor pun ngadat dalam perjalanan pulang di tempat sepi lagi sampai ngeri aku. Ada apa sih antara aku dengan mobil motor teman-temanku Tapi yah sedikit banyak inilah sebabnya aku memilih diam di rumah. Dika perawan anak tetanga.
Cerita Sex Ditempat Kos, Ndak dik. Dika tadi mengalami orgasme kepuasan hubungan sex ya disitu dik jelasku. Tapi ibu dan kakaku yang sudah nikah ndak pernah cerita kalau hubungan sex bisa orgasme seperti itu pak Iya dik belum tentu setiap orang. cerita mesum anak|cerita mesum koleksi | GUDANG INFORMASI.
Cerita Sex Ditempat Kos, Cerita sex Anak mantan Ibu Kost Pengalaman aku kali ini berawal beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 193 196. Sat itu aku baru saja mendapatkan kerjaku di kota Surabaya sehinga untuk mendapatkan rumah dalam waktu dekat. Tepat pukul 16.30 sepulang kantor aku bergegas mengemasi pekerjan aku dan meluncur di tempat yang sudah kita sepakati bersama. Bulu kuduku merinding sat dia memasuki mobilku parfumnya yang harum sontak mengugah saraf kelaki-lakianku. Nafsu Birahi Cewek Kontol besarku Di Emut Eva.
Cerita Sex Ditempat Kos, nafsu birahi cewek abg mahasiswi tante janda pembantu 3gp cerita pembantu dewasa nafsu abg nafsu birahi cerita birahi birahi tante birahi gadis nafsu cerita nafsu birahi sedarah cerita nafsu birahi nafsu birahi 1 tahun 17. internet membuat kita kaya. Cewek Bugil. ini adalah pengalamanku beberapa bulan lalu di tempat kost pacarku Nina. Aku sudah. terbiasa keluar masuk di tempat kost itu baik itu bersama Nina atau sendirian. Kadang aku juga nginep kalau kemalaman. Cerita seks gadis perawan abg SMP dan SMA | Cerita Seks.
Cerita Sex Ditempat Kos, Gadis berkulit langsep agak gelap itu merah mukanya. aku segera berpikir apa bener ya gosip yang beredar di tempat kost ini kalo si Maya ada mau sama aku. May kok diam aja Malu yah Maya melirik ke arahku dengan manja. Video Bokep Chika Setubuh | Video Bokep Cewek.
Cerita Sex Ditempat Kos, Download Gratis Video Bokep Sandra Dewi Lengkap Kandung Video Porno Gratis Nonton Cerita Sex Adik Bersetubuh Video Bokep Chika Video Bokep Rahma Azhari Ikut Kontes Videobokepcewek Video Bokep Cewek Videobokepsetubuhsandradewi Video Bokep Cewek. Bokep Memek Hot Megang Susu Gede Watch Video Kendin Co Cewek Megang Memek Di Tempat Umum Koleksi Foto Bugil Janda Toket Gede Seksi Hot Telanjang Memek Susu Paha Dada 3gp Video Bokep Ngentot Remasremas Susu Watch Video. ORAL Kost Temanku.
Cerita Sex Ditempat Kos, cerita sex. Kost Temanku. Cerita ini terjadi waktu aku datang ke wisudanya di Mangala Wana Bakti nah setelah selesai di wisuda ceritanya aku dan dia itu ke tempat kostnya di daerah Palmerah. Nama temanku Tina sudah disamarkan. Tina adalah anak seorang pengusaha sukses di Bali tapi karena dia ingin sekali kuliah jurusan komputer di Jakarta akhirnya dia kost di dekat kampus karena memang Tina tidak mempunyai keluarga di Jakarta Sesampainya di tempat kostnya. Ngentot ibu kost dewasex.

cerita kontol besar masuk vagina

Memekku Cerita Sex Memek Kemasukan Kontol Gede -2 Mei 2011 – cerita sex memek kemasukan kontol gede … Nikmat banget rasanya kemasukan kontolnya yang besar itu. memekku merasakan kontol yang lebih Cerita Sex Memekku 28 Mei 2011 – Nikmat banget rasanya kemasukan kontolnya yang besar itu …Cerita Sex Memekku Di Entot Papa 6 Jun 2011 – Koleksi lengkap cerita sex – gadis bugil free sex June 6th, …Memekku Perih Kontol Gede – kumpulan cerita 3gp dewasa seks dan2 Mei 2011 – memekku perih kontol gede. cerita sex – pembantuku kontolnya …Entot Memekku Sampai Puas 11 Jun 2011 – Cerita Vagina Perawan Aku Dirobek Kontol Gede | Cerita Seks Mesum … rasanya kemasukan kontolnya yang besar itu. memekku merasakan kontol …Kemasukan Kontol Aku menggeliat2 ketika kurasakan betapa besarnya kontol yang menerobos masuk memekku pelan2. memekku berkontraksi kemasukan kontol gede itu. Kontol Gede Paruh baya Kontol Gede Di Memekku Kontol Gede Nancap Di Memek Cewek Cantik Cerita Dewasa Seks saja mengumpukan uang banyak2.segitu besarnya di memekku yang biasanya cuma kemasukan kontol yang Memekku Diantri 3 Kontol Gede Bugil telanjang bispak tante Kemasukan Kontol Gede Terasa memekku sesek kemasukan kontol besar dan panjang itu. Enaknya memekku dientot kontol gede Enak sekali pak, rasanya nikmat sekali, memekku bucat sesek kemasukan kontol bapak, abis gede. Cerita onani,memeku dientot kontol pak memasukkan kontolnya terasa banget memekku meregang kemasukan kepala kontol yang besar dia mulai mengenjotkan kontolnya pelan enak kan oom abis kontol oom gede banget sampe  “Nes, jembut kamu lebat sekali, gak heran napsu kamu gede banget. Nikmat banget rasanya kemasukan kontolnya yang besar itu. memekku Nafsunya Pembantu Nikmat banget rasanya kemasukan kontolnya yang besar itu. … Tubuhku makin bergetar merasakan gesekan kontolnya di memekku. … “kamu napsuin deh Nes, toket kamu gede dan kenceng, mana pentilnya gede lagi. sering diemut ya Nes, memekku merasakan kontol yang lebih gede dan panjang Kontol Gede Ituh Akhirnya Masuk Juga Ke Memekku Kontol Gede Ambles Di Memek terasa banget Memekku meregang kemasukan kepala kontol yang besar, … Di kompleks perumahan ibuku, Tri terkenal sebagai pembantu yang genit, ganjen, centil dan sebagainya. Dia sering gonta ganti pacar. Tri baru berumur kurang lebih 22 tahun. Bodynya bagus, dengan payudara berukuran kira-kira 34D dan pantat bulat dan padat. Yang lebih menggairahkan adalah cara berpakaiannya. Dia kerap mengenakan kaos ketat dan celana model ABG sekarang yang memperlihatkan pinggul dan pusar. Wajahnya cukup manis, bibirnya sensual sekali. Aku sering menelan ludah kalau melihat bibirnya.
Tugas Tri adalah menjaga anak majikannya yang masih kecil-kecil. Kalau sore hari, dia selalu mengajak anak majikannya berjalan-jalan sambil disuapi. Nah, aku sering sekali berpapasan dengannya saat dia sedang mengasuh Nabila (anak bungsu pasangan tempat Tri bekerja). Nabila ini seorang anak yang lucu, sehingga kadang-kadang aku berhenti sebentar untuk mencubit pipinya.
Suatu kali, seperti biasa aku bertemu dengan Tri yang sedang mengasuh Nabila, dan aku berhenti sebentar untuk mencubit pipinya.
Tiba-tiba Tri nyeletuk, “Kok cuma Nabila yang dicubit Pak?”
Aku sedikit terkesiap, “Haah?” dan aku memandang kepada Tri.
Dia sedang menatapku dengan kerlingan genit dan tersenyum menggoda.
“Habis, kalau aku cubit pipi Mbak Tri, aku takut Mbak Tri marah,” kataku.
“Kalau cubitnya pelan-pelan, aku nggak marah kok Pak. Malah seneng,” sahut Tri.
Kurang ajar anak ini, aku membatin, tapi mulai tergoda untuk memancingnya lebih jauh.
“Kalau cuma cubit aku enggak mau Tri.” kataku.
“Terus maunya apa? Emang berani?” dia malah menantang. Benar-benar ganjen anak ini.
“Aku maunya, cium bibir kamu yang seksi itu, boleh?” aku bertanya.
Dia malah balik bertanya, “Cuma cium? Enggak mau kalau cuma cium.”
Astaga, ini sudah keterlaluan.
“Tri, aku kan sudah punya isteri, emang kamu masih mau?” aku bertanya.
“Yaa, jangan sampai isteri Pak Irwan tahu dong. Masak cuma Mbak Enny aja yang boleh ngerasain Pak Irwan.” balas Tri.
Anda yang pernah membaca pengalamanku dalam cerita ‘Enny, Pembantu Yang Sexy’ pasti ingat dengan Enny. Aku agak kaget juga mendengar ucapan Tri. Rupanya Enny curhat sama Tri. Tapi, kepalang tanggung pikirku.
“Jadi benar nih kamu mau Tri?” aku memastikan.
Tri menjawab, “Siapa takut? Kapan?”
“Kamu bisanya kapan Tri? Aku sih kapan aja bisa,” jawabku sambil melirik ke toketnya yang bagus itu.
Saat itu Tri pake kaos ketat yang tipis, sehingga bra hitamnya membayang dan memperlihatkan lekuk yang sangat mengairahkan. Pembaca, terus terang saat itu aku sudah “Konak”. Penisku kurasakan sudah mengeras.
“Ya sudah, nanti malam aja Pak, kebetulan Bapak-Ibu mau ke Bogor, anak-anak mau diajak semua.” kata Tri.
“Oke, nanti jam berapa aku ke rumahmu?” tanyaku.
“Yaa, jam delapanan deh,” jawab Tri sambil membusungkan dadanya.
Dia tahu aku sedang memperhatikan toketnya. Nafsuku menggelegak.
“Kamu nantang benar sih Tri, ya sudah, nanti jam delapan aku dateng. Awas nanti kamu ya.” ancamku sambil tersenyum.
Eh, dia malah menjawab, “Asal Pak Irwan kuat aja nanti malam.”
Sambil mengedipkan matanya dan bibirnya membuat gerakan mengecup. Ya ampuunn, bibirnya benar-benar seksi. Aku menyabarkan diri untuk tidak menggigit bibir yang menggemaskan itu.
“Kalau gitu aku pulang dulu ya Tri, sampai nanti malam ya.” kataku.
“Benar yaa. Jangan boong lho. Tri tunggu ya sayang..” Tri membalas.
* ****
Malamnya, jam delapan, aku sudah berada di depan pagar rumah Tri, lebih tepat rumah majikannya. Tri sudah menungguku. Dia membukakan pintu pagar dan aku langsung masuk setelah melihat situasi aman, tidak ada yang melihat. Kami masuk ke dalam dan Tri langsung mengunci pintu depan.
Tri memakai celana yang sangat pendek, dengan kaos ketat. Kulitnya cukup mulus walaupun tidak terlalu putih, namun dibandingkan dengan Enny, masih lebih putih Tri. Aku tidak mau membuang waktu, langsung kudekap dia dan kuserbu bibirnya yang memang sudah lama sekali aku incar. Bibir kami berpagutan, lidah kami saling membelit, dipadu dengan nafas kami yang memburu.
Tiba-tiba Tri melepaskan ciuman kami, dan dia memegang kedua pipiku sambil menatapku, lalu berkata manja.
“Pak Irwan, kalau Pak Irwan mau ngewe sama Tri, ada syaratnya Pak.”
Aku bingung juga, “Apa syaratnya Tri?” tanyaku.
“Pak Irwan harus panggil aku Mbak, terus aku panggil Pak Irwan Yayang. Gimana? Mau nggak?” tanya Tri sambil tangannya turun ke dadaku dan dia meremas dadaku dengan gemas.
Pembaca, ini yang mengherankan, aku seorang yang sudah berusia di atas 40 tahun, punya isteri dan anak, jabatanku cukup tinggi di kantor, dan seorang pembantu rumah tangga yang berumur baru 22 tahun mencoba untuk menguasaiku, dan aku merasa senang.
Aku mengangguk sambil menjawab, “Iya Mbak, aku mau.”
Sementara itu, penisku sudah ereksi dengan maksimal.
“Sekarang, Yayang harus nurut apa yang Mbak bilang ya.” perintah Tri, maksudku Mbak Tri.
“Iya Mbak.” jawabku pasrah.
Lalu Mbak Tri menuntunku ke kamarnya di bagian belakang rumah. Kami masuk ke kamar itu, Mbak Tri menutup pintu dan sekarng dia yang memeluk dan menyerbu bibirku. Kembali kami berpagutan sambil berdiri, lidah saling belit dalam gelora nafsu kami.
Mbak Tri kembali melepaskan ciuman kami, dan berkata,” Yaang, kamu jongkok dong.”
Aku menurut, aku berjongkok di depan Mbak Tri.
“Lepasin celana Mbak Yang, pelan-pelan ya Yaang.”
“Iya Mbak.” cuma itu kata yang bisa aku keluarkan.
Lalu akupun mulai menurunkan celana pendeknya yang tinggal ditarik saja kebawah karena dia memakai celana olahraga. Perlahan mulai tampak pemandangan indah di depan mataku persis. Pembaca, memeknya gundul tanpa bulu sedikitpun, dan montok sekali bentuknya. Warnanya kemerahan dan diatasnya terlihat clitnya yang juga montok. Mbak Tri melibarkan pahanya sedikit, sehingga memeknya agak terkuak. Mbak Tri mendongakkan wajahku dengan tangannya.
Dan dia bertanya, “Gimana Yang? Bagus nggak Memek Mbak?”
“Iya Mbak. Bagus banget. Tembem.” jawabku tersendat, karena menahan nafsu dalam diriku.
“Yayang mau cium Memek Mbak?” tanyanya.
“Mau Mbak.”
Aku tidak menunggu diperintah dua kali. Langsung kuserbu Memek yang sangat indah itu. Mbak Tri menaikkan sebelah kakinya ke atas tempat tidur, sehingga lebih terbuka ruang bagiku untuk mencium keharuman memeknya.
Mula-mula hidungku menyentuh kelembaban memeknya, dan aku menghirup keharuman yang memabokkan dari Memek Mbak Tri. Kususupkan hidungku dalam jepitan daging kenikmatan Memek Mbak Tri.
Mbak Tri mengerang, “Aahh, Yayaanngg. Terusin Yang.”
Lalu kukecup memeknya dengan penuh kelembutan. Dan perlahan mulai keluarkan lidahku untuk menjelajahi bibir memeknya. Kugerakkan lidahku perlahan-lahan kesekeliling memeknya. Tanganku meremas-remas pantatnya. Sesekali lidahku menyapu klitnya, dan kujepit klitnya dengan kedua bibirku.
Tubuh Mbak Tri mengejang sambil mendesah, “Aarrgghh.. Yayaanngg.. Ennaakk Yaanngg..”
Kedua tangan Mbak Tri meremas rambutku sambil menekan kepalaku ke belahan pahanya. Wajahku terbenam di Memek Mbak Tri, aku hampir tidak bisa bernafas.
“Yaanngg.. Tunggu Yaang. Mbak nggak kuat berdiri Yang.”
Lalu Mbak Tri merebahkan tubuhnya di kasur sambil melepaskan kaos dan branya. Dia terlentang di kasur. Aku berdiri dan ingin mulai melepas baju dan celanaku.
“Jangan Yang, kamu jangan buka baju dulu. Jilatin Memek Mbak dulu Yang.” perintah Mbak Tri. Lagi-lagi aku nurut.
Lalu Mbak Tri kembali menekan kepalaku ke selangkangannya. Kuteruskan kegiatan mulut dan lidahku di pesona kewanitaan Mbak Tri yang sangat indah kurasa. Kumasukkan lidahku ke dalam memeknya, dan kuputar-putar di dalam memeknya. Dia menggelinjang kenikmatan. Rambutku sudah berantakan karena diremas terus oleh Mbak Tri. Sekitar sepuluh menit kujilati Memek Mbak Tri dan memberinya kenikmatan sorgawi. Akhirnya dia menjerit tertahan, tubuhnya mengejang dan tangannya menekan kepalaku dengan kuatnya.
“Aauugghh.. Yaanngg. Mbakk.. Kkeeluaarr Yaanngg” rintihnya.
Pantat dan pingulnya bergerak memutar dengan liar dan tiba-tiba berhenti.
“Sshh.. Oogghh.. Yaanngg.. Ennaakk banggeett Yaangg.”
Kusedot seluruh cairan yang membanjir dari Memek Mbak Tri. Rasanya gurih dan wanginya harum sekali. Kurasakan becek sekali Memek Mbak Tri saat itu. Setelah berisitirahat kurang lebih sepuluh menit, Mbak Tri bangun dan mulai membuka pakaianku.
“Sekarang giliran kamu Yang. Mbak mau gigitin kamu” perintahnya.
Setelah semua pakaianku lepas, Mbak Tri memandang ke penisku yang sudah pusing dari tadi. Dia menggenggam penisku dengan gemas dan mulai mengocoknya dengan lembut. Kemudian aku disuruhnya telentang, lalu dia mendekatkan kepalanya ke penisku. Dikecupinya kepala penisku, dan lidahnya mulai menjelajahi bagian atas penisku.
Astaga, permainan lidah Mbak Tri luar biasa sekali. Dalam sekejap aku dibuatnya melayang ke angkasa. Kenikmatan yang diberikan melalui lidah dan mulutnya, membuatku mendesah dan menggelepar tidak karuan. Dari bagian kepala, lalu ke batang penisku dan bijiku semua dijilatinya dengan penuh nafsu. Sesekali bijiku dimasukkan ke dalam mulutnya. Sampai terbalik mataku merasakan nikmatnya. Ujung lidahnya juga menyapu bahkan menusuk anusku. Kurasakan listrik yang menyengat ke sekujur tubuhku saat lidah Mbak Tri bermain di anusku. Sepuluh menit lamanya Mbak Tri menjilati dan mengemut penis dan anusku.
Kemudian dia merayap naik ke badanku, mengangkangiku, dan mengarahkan penisku ke memeknya. Perlahan dia menurunkan pantatnya. Kurasakan penisku mulai melakukan penetrasi ke dalam belahan memeknya yang sangat montok itu. Agak susah pada awalnya karena memang tembem sekali Memek Mbak Tri. Setelah masuk semua, Mbak Tri mulai menaik turunkan pantatnya.
“Aauugghh, Mbak. Enak Mbak.” rintihku.
“Iya Yang, Mbak juga ngerasain enak. Adduuhh. Kontol kamu enak banget Yang.”
Dan Mbak Tri mulai melakukan putaran pinggulnya. Pantatnya tidak lagi turun naik, melainkan pinggulnya yang berputar. Ini benar-benar membuat sensasi yang luar biasa nikmatnya. Mbak Tri sangat pintar memutar pinggulnya. Aku mengimbangi gerakan Mbak Tri dengan menusuk-nusukan penisku.
Tapi, “Yaanngg. Kamu diem aja ya Yaangg. Biar Mbak aja yang muter.”
Akupun diam dan Mbak Tri semakin liar memutar pinggulnya. Tidak lama kemudian, Mbak Tri menghentikan putaran pinggulnya, dan kurasakan memeknya menyedot penisku. Serasa dipilin oleh gumpalan daging yang hangat, kenyal dan kesat.
Lalu Mbak Tri mengerang keras, “Yaanngg.. Aarrgghh. Mbak keluar laggii Yaanngg..”
Mbak Tri rebah di atas tubuhku, sementara memeknya terus menyedot penisku. Luar biasa sekali rasanya memek Mbak Tri ini. Kemudian Mbak Tri memberi perintah agar aku bergantian di atas. Aku menurut, dan tanpa melepaskan penisku dari dalam memeknya kami berubah posisi.
Sekarang aku berada di atas. Mbak Tri melingkarkan kakinya ke kakiku, sehingga aku tidak leluasa bergerak. Rupanya ini yang diinginkan oleh Mbak Tri, agar aku diam saja. Mbak Tri juga tidak menggerakkan pinggulnya, hanya kurasakan daging di dalam memeknya yang melakukan gerakan menyedot, memijit, memutar dan entah gerakan apa namanya. Yang pasti aku merasakan jepitan Memek yang sangat kuat namun enak sekali. Aku tidak dapat menggerakkan penisku di dalam memeknya. Juga tidak dapat menarik penisku dari dalam Memek itu. Tidak lama kurasakan Memek Mbak Tri menyedot penisku. Lalu perlahan Mbak Tri mulai memutar pinggulnya.
Aku merasa sperti perahu yang berada di dalam lautan yang bergelora karena ada badai yang dahsyat. Dan semakin lama gelombang itu semakin kuat menggoncang perahu. Nafas kami sudah memburu, keringat sudah mengucur membasahi tubuh kami. Dan kurasakan Memek Mbak Tri mulai berdenyut keras lagi, bersamaan dengan aku mulai merasakan desakan lahar dalam diriku yang menuntut untuk keluar dari tubuhku. Putaran pinggul Mbak Tri semakin menggila, dan akupun membantu dengan menekan-nekankan pinggulku walaupun tidak terlalu bebas.
“Oogghh.. Yaanngg.. Mbaakk nnggaakk kkuatt laaggi Yaanngg..” erang Mbak Tri.
Aku juga sudah tidak bisa menahan lagi desakan dari dalam itu, “Iyaa mbaakk.. Aakkuu juggaa.. Aarrgghh.”
Aku tidak dapat meneruskan kata-kataku, karena saat itu muncratlah sudah cairan kenikmatanku di dalam memek Mbak Tri. Bersamaan dengan itu, Mbak Tri juga sudah mengejang sambil memelukku dengan kuatnya.
“Sshh.. Oouugghh.. Enaak baannggett Yaangg.”
Kami merasakan nikmat yang tiada duanya saat air mani kami bercampur menjadi satu di dalam memek Mbak Tri. Mbak Tri mencium bibirku, akupun membalasnya dengan penuh gairah. Dan.. Kamipun terkulai tak berdaya. Aku terhempas di atas tubuh Mbak Tri. Nafas kami tinggal satu-satu. Seprai dan kasur Mbak Tri sudah basah sama sekali karena keringat dan air mani kami yang meluap keluar dari Memek Mbak Tri saking banyaknya.
“Yayaanngg..” Mbak Tri memanggilku dengan mesranya.
“Iya mbaakk.” aku menjawab dengan tidak kalah mesranya.
“Kamu hebat deh Yaang.” kata Mbak Tri sambil mengecup bibirku dengan lembut.
“Mbak juga hebat. Memek Mbak enak banget deh Mbak.” kataku.
Mbak Tri tersenyum, “Yayang suka sama memek Mbak?” tanyanya.
“Suka banget Mbak. Memek Mbak bisa nyedot gitu. Nanti boleh lagi ya Mbak?” aku merayunya.
“Pasti boleh Yang. Memek ini emang untuk Yayang kok.” Kata Mbak Tri.
Dan malam itu, kami melakukannya sebanyak tiga kali, sampai kudengar adzan subuh dari mesjid terdekat. Lalu aku keluar dari rumah itu setelah melihat bahwa situasi aman, dan pulang ke rumahku.

Kenali 5 Bentuk Cinta Anda ke Dia!

Langgeng tak hanya butuh cinta, perlu trik khusus untuk mewujudkannya. Caranya? Ketahui bentuk hubungan Anda, dan ambil langkah tepat.
Bentuk Cinta 1: Lingkaran
Istilah kunonya, Anda dan dia bagai amplop dan perangko, nempel terus! Sampai-sampai banyak yang bilang, di mana ada Anda, di situ pasti ada dia.
(+) Kedekatan Anda berdua patut diacungi jempol. Langkah yang tepat untuk lebih mengenal pribadi pasangan dan belajar menerima kekurangannya.
(-) Upsss... tapi bukan berarti tak ada badai, lho. Hubungan superdekat ini berpotensi menimbulkan kejenuhan akibat hubungan yang monoton. Bisa juga membuat Anda terjebak dalam cinta buta dan menganggap si dia adalah segala galanya. Parahnya, bisa menimbulkan krisis kepercayaan bila kedua pihak sedang terpisah jarak.
Trik awet: Buat hubungan lebih berwarna.Sesekali ajaklah rekan lain untukjalan bersama. Jangan ragu untuk meminta pendapat tentang hubungan ini. Berikan kepercayaan dan ruang lebih bagi pasangan untuk menikmati "me time"-nya.
Bentuk Cinta 2: Persegi
"Cinta dewasa", istilah tepat untuk menggambarkan hubungan Anda dan dia. Jauhnya jarak dan atau sedikitnya waktu akibat kesibukan masing-masing tak akan menjadi penghalang untuk tetap menaruh kepercayaan satu sama lain.
(+) Dari luar, hubungan ini mungkin terlihat dingin, tapi sebenarnya Anda dan dia sudah memiliki fondasi kuat untuk terus bersama, yaitu komitmen. Hampir tak ada masalah yang bisa membuat hubungan retak, semua bisa diselesaikan secara bijaksana.
(-) Anda dan dia sama-sama mandiri, memiliki ruang lebih untuk mengembangkan diri. Namun, kemandirian berisiko membuat kedua belah pihak memiliki ego yang tinggi. Anda bisa merasa dapat hidup tanpanya, begitu pun sebaliknya.
Trik awet: Hangatkan hubungan dengan menyiapkan kencan romantis. Jalinlah obrolan hangat agar tetap update tentang perkembangan masing-masing. Komunikasi yang baik akan membuat hubungan ini tak terpisahkan.
Bentuk Cinta 3: Dua garis sejajar
Entah karena fisik atau faktor lain, yang jelas ada hal yang membuat cinta ini begitu membara. Misalnya, ia begitu tergila-gila dengan rambut indah Anda, sedang Anda begitu tergila-gila saat ia mengenakan busana kerja yang keren itu.
(+) Memiliki ketertarikan terhadap suatu hal dari pasangan merupakan modal awal menuju hubungan yang lebih serius.
(-) Jangan heran bila ia menjadi ilfil saat Anda mengubah gaya rambut yang tak sesuai seleranya, atau hal-hal kecil lain yang sebenarnya tidak penting.Ya, ini semua karena tidak ada ikatan batin yang dalam antara Anda berdua.
Trik awet: Perdalam rasa saling memiliki dengan melakukan kegiatan bersama.Temukan faktor yang membuat Anda berdua nyaman dalam hubungan ini. Terimalah kekurangan dan kelebihan yang dimiliki pasangan sebagai pribadi yang utuh. Kalau bisa, cintai dia karena karakternya.

Bentuk Cinta 4: Trapesium
It takes two to tango tampaknya tak berlaku bagi hubungan ini. Entah Anda atau dia, yang pasti salah satu pihak merasa terlalu banyak berkorban atau merasa dominan.  
(+) Cinta memang butuh pengorbanan. Mengalah kadang diperlukan agar hubungan langgeng, asal dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharap balasan yang sama. Begitu juga dengan sikap dominasi. Apa jadinya bila sebuah kapal memiliki dua nahkoda?
(-) Betapa indahnya bila cinta dibalas dengan cinta. Namun, perbedaan "porsi" seringkali memicu masalah dalam hubungan ini. Salah satu pihak merasa jauh lebih dominan baik dalam hal mengalah atau memimpin. Sikap ini bisa menjadi bom waktu yang bisa membuat hubungan berantakan atau putus.
Trik awet: Bila ada hal yang tak Anda sukai dari pasangan, misalnya ia gemar memerintah atau selalu mendominasi saat menentukan tempat kencan, segera utarakan. Tak ada salahnya untuk sharing tentang keinginan masing-masing. Dengan begitu, akan tercipta rasa saling pengertian dan istilah it takes two to tango pun bisa diwujudkan.
Bentuk Cinta 5: Segitiga
Ada satu masalah yang bisa memicu pertengkaran hebat dalam hubungan ini, ada orang ketiga yang berpotensi mebuat hubungan retak. Entah mantan, orang baru, atau keluarga.
(+) Ancaman dari orang ketiga bisa dijadikan pelajaran yang baik untuk mengokohkan hubungan, atau mengetahui sedalam apa perasaan Anda berdua. Bila bisa melewati masalah ini, tak ada lagi deh yang namanya putus hanya karena cemburu buta.
(-) Hadirnya orang ketiga sangat berpotensi mengganggu kenyamanan dalam hubungan. Apalagi bila salah satu pihak terbukti tidak setia, berkali-kali pula, ouch! Kalau dibiarkan, kepercayaan bisa luntur seketika.
Trik awet: Bicarakan dengan baik dan segera cari solusi. Bila masalah ini terus berulang, tak ada salahnya untuk mengambil langkah break sejenak untuk mengetahui bagaimana perasaan Anda terhadap pasangan.

Ulah biadab 4 teman cewekku

Perkenalkan, nama saya Andi. Saat ini saya berusia 22 tahun. Secara fisik banyak yang bilang saya tampan. Namun bisa dibilang saya ini culun abis dan agak kurang pergaulan. Sejak dari SD saya terbiasa mengancingkan kerah baju bagian atas. Dan entah kenapa sampai saat ini, saya nyaman-nyaman saja dengan penampilan saya itu meskipun banyak yang bilang culun. Saya juga sudah sangat sering menjadi korban jahil teman-teman.
Kejadiannya kurang lebih 6 tahun yang lalu, ketika saya masih SMA kelas 1. Hari itu hari sabtu. Semua terasa biasa saja, sampai jam menunjukkan pukul 3 yang merupakan waktu pulang sekolah. Kejadian itu takkan pernah saya lupakan. Saya merupakan anak terakhir yang meninggalkan kelas pada saat itu.
Karena rasa kebelet kencing saya sudah tidak terelakkan, saya bergegas ke kamar kecil. Begitu sampai disana, langsung kubuka resleting dan piss curr,…. (*maaf, memang saya merasa kurang nyaman dengan celana dalam, jd saya hampir tidak prnah mmakai celana dalam, hehe). Selanjutnya saya bergegas keluar dari kamar mandi dan selanjutnya pulang.
Tiba-tiba begitu melewati depan kamar mandi wanita, ada seorang teman sekelas saya wanita menyapa. namanya Jenny.
“Hai ndi, blum pulang?” tanya Jenny.
“Iya Jen, ini baru mau pulang” jawabku.
“Mau bareng gak?” tanya Jenny.
“Oh, nggak usah Jen. Aku ngekos didepan situ kok” jawabku.
“Hmmm, yaudah” jawab Jenny agak ketus.
“Duluan ya Jen” aku pamit
Jenny tidak mnjawab. Tiba2 dia memanggilku.
“Eh, Andi sini dong” pinta Jenny.
“Ada apa?” tanyaku penasaran.
Tiba-tiba dari dalam kamar mandi muncul 3 orang temannya yang juga merupakan teman sekelasku. Mereka langsung membekapku dengan sapu tangan dan menyeretku ke dalam kamar mandi. Dari sapu tangan itu, aku mencium bau-bau alkohol seperti yang biasanya ada di Lab. Kimia. Seketika itu aku pun tak sadar.
Begitu sadar, aku merasa pusing sekali. Tapi aku bingung. Dimana aku?? Kenapa aku masih mengenakan baju seragam lengkap?? Lalu aku menyadari bahwa aku ditidurkan dengan tangan kakiku diikat dipojok-pojok kasur. Mulutku juga dilakban. Ada apa ini?? Siapa yang menjahiliku??
Beberapa menit kemudian muncul seorang wanita yang kukenal. Tak lain tak bukan adalah Jenny dan ketiga temannya, Rini, Eka, dan Cindy. “Welcome to my house, Andi” kata Jenny sambil tersenyum. “Oh, tidak. Apa yang yang akan mereka lakukan padaku” pikirku dalam hati. Kucoba meronta-ronta tapi mereka tidak menggubrisnya. Mereka malah tertawa-tawa. Tiba-tiba Jenny bertanya pada Cindy, “Let’s start the party?”, “Ok guys, Tancaaap!!” jawab Cindy.

Tiba-tiba mereka semua melepas semua pakaian mereka, alias telanjang atau bugil. Seumur-umur baru kali itu saya melihat wanita tanpa busana. Bahkan saya tidak pernah melihat bokep sebelumnya. Secara alamiah penis saya tiba-tiba ereksi. Cindy melihatnya, kemudian berkata pada Jenny “Jen, lihat tuh”. Mereka semua langsung tertawa terbahak-bahak begitu melihat ada yang menonjol dari celana saya.
Tanpa instruksi, tiba-tiba Rini membuka resleting celana seragam abu-abu saya. Dia kaget dan berkata “Parah!! Ni anak kagak pake kancut. Eh, tapi lumayan gede jg titit lo”.
Aku yang sedang bingung dan ketakutan hanya terdiam saja.
“Gue nyicip duluan ye” kata Rini. Tiba-tiba dia langsung mengulum dan menghisap penisku. Aku yang tidak tahu apa-apa tentang seks sebelumnya langsung terkejut. Seperti disetrum rasanya. Inginku meronta-ronta tapi semua sia-sia. Ikatan tali itu telalu kuat. Mulutku juga dilakban.
Tiba-tiba ada rasa seperti ingin kencing, tapi ini lain. Terasa nikmat sekali. Dan “aaagghhh” aku merasakan ada cairan yang keluar dari penisku dan masuk ke mulut Rini.
“Apa ini??” pikirku
“Hmm, boleh juga lo” kata Rini padaku.
“Ni, siapa mau? Tar klo uda gw lagi ye.” kata dia pada yang lain.
“Gampaang. Hari ini mpe besok, Andi buat kita. Hahahhaa” kata Jenny sambil tertawa.
“Apa?? Aku diginikan sampai besok?? Dimana orang-orang rumah ini??” pikirku dalam hati Tidak seperti Rini, Jenny tidak mengulum penisku. Dia langsung memasukkan ke dalam lubang di daerah pantatnya. “Apa ini vagina??” pikirku sambil ketakutan. Selanjutnya
Jenny menggenjotnya dengan penuh semangat.
“Aaagghh, tolong hentikan ini” pintaku dengan tidak jelas karena mulutku masih dilakban.
Tiba-tiba rasa ingin kencing itu muncul lagi. Dan, akhirnya cairan itu keluar lagi. Kali ini didalam vagina Jenny. Setelah cairan itu keluar, Jenny melepaskan vaginanya dari penisku kemudian dia menjilati cairan sperma yang tersisa di penisku. Jenny pun selesai denganku. Aku benar-benar merasa jijik dengan ulah mereka semua. Mereka semua menyetubuhiku yang masih dengan seragam lengkap.
Jenny kemudian berkata pada Eka “Tuh, giliran lu”
“Nggak ah, gw ga ada nafsu sama sekali ma tu anak” jawab Eka.
“Parah lu, dasar lesbi” timpal Cindy.
“Biarin, EGP” jawab Eka.
“Alhamdulillah, cobaan ini telah berakhir” pikirku begitu Eka menolak menyetubuhiku.
Tapi aku baru sadar bahwa Cindy belum melakukannya.
“Yaudah, klo ga mau biar gw yang ngabisin, hahha” kata Cindy.
“Astagaaa” pikirku.
“Ok Ndi, ronde ke-3 dimulai. Are u ready?” tanya Cindy.
Aku menggeleng-gelengkan kepala minta ampun supaya dihentikan semua ini. Namun Cindy tidak menggubrisnya. Seperti Rini, dia memulai dengan mengulum penisku. Karena sudah agak loyo, kali ini spermaku keluar setelah hampir 20 menit. Setelah puas nyepong aku, dia pun menjilati sisa-sisa sperma tanpa sisa. Dia benar-benar seperti profesional dan aku yakin ini pasti bukan yang pertama baginya. Aku benar-benar tersiksa dengan keadaan ini semua.
Ternyata dia masih melanjutkan ronde ke-4. Dia memasukkan penisku ke dalam vaginanya. Tapi yang ini lain, aku benar-benar terbawa dalam permainannya dan aku merasakan kenikmatan. Dia menggenjot dengan perasaan. Aku yakin dia benar-benar profesional. Akhirnya aku pun orgasme dan cairan itu keluar di dalam vagina Cindy. Setelah itu aku benar-benar merasa teler telah meladeni ketiga wanita itu. Tiba-tiba Jenny bertanya “Mau makan Ndi?” Aku mengangguk. “Yauda, mandi sana dulu” Lalu Jenny melepaskan ikatanku. Kemudian dia berkata “Jangan kabur lu. Lu mpe nyoba kabur ga segan-segan gw potong tu penis. hahaha”
“Iya Jen” jawabku dengan takut. Kemudian aku pun mandi. Karena tak punya baju ganti, kupakai lagi seragam putih dan celana abu-abu itu. Kemudian aku menuju ruang makan dimana mereka berkumpul. “Ayo Ndi makan, ga usah malu-malu gitu lah” canda Cindy. Aku hanya tersenyum. Setelah itu aku pun makan dengan lahapnya. Kemudian aku bertanya “Kapan aku bisa pulang Jen?”
“Besok ya Ndi” jawab Jenny. “Karena….”
“Karena apa Jen” tanyaku.
“Karena malam ini lu belum selesai, hahaha” kata Jenny.
Seketika dia langsung mencengkeramku bersama 3 orang temannya dan mengikatku lagi
persis seperti posisi awal tadi.
“Oh, Tuhan. Cobaan belum usai” pikirku.
Dan seperti sebelumnya mereka menggilirku. Tapi kali ini aku sudah bisa agak menikmati permainan mereka, meskipun dengan rasa agak tersiksa. Keesokan sorenya aku diantarkan pulang oleh Jenny. Dia berpesan “kalo sampe lu bongkar, lu mati!!”. Aku hanya mengangguk. Dan akhirnya sampai lulus SMA saya tetap menjaga rahasia itu. Bahkan ketika dulunya masih bertemu dikelas, mereka pun tersenyum-senyum dan saya membalasnya dengan senyum yang agak terpaksa. Yah, setidaknya saya sedikit menikmat permainan mereka meskipun dengan agak tersiksa.
For Jenny, Cindy, Eka, Rini… Thank a lot.. You though me ’bout sex