Tampilkan postingan dengan label Goresan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Goresan hati. Tampilkan semua postingan

Asa Yang Hilang

Malam telah merangkak semakin larut
Begitu Gelap dan Sunyi
Sebongkah asa melambung tinggi
Menanti sesuatu yang tak pasti
Ku coba tuk berdiri
Menyusuri khayal yang tak pasti
Dalam kekalutan ku berjalan
Menggapai bayang-bayangmu
Biarkan waktu berputar
Biarkan nafas mendesah
Biarkan kepedihan menggigit kalbu
Mengiringi luka sepotong hati
Seiring langkah yang tertatih-tatih
Ingin ku sampaikan kepedihan ini
Melalui lorong-lorong yang sepi
Melalui jurang yang terjal
Saat ini…
Malam telah berganti pagi
Biarkan aku pergi dan menata diri
Mengiringi bunga-bunga yang tak biru lagi

Long Distance Relationship

Bagai pungguk merindukan bulan
Begitulah aku yang merindukanmu
Setelah kau pergi tinggalkanku
Entah dimana kau kini kekasih
Hari  yang aku lalui terasa begitu lama tanpa dirimu disampingku
Kasih adakah juga engkau merasakan sebagaimana  yang aku rasakan
Cintaku terhalang jarak
Kemana ku hendak melepaskan rindu
Cintaku terhalang rentang waktu
Entah bila kita kan bertemu
Adakah engkau merinduiku sebagaimana aku merinduimu
Adakah engkau masih setia setelah engkau jauh dari diriku
Masih ku ingat kasih saat kita berjanji tuk saling setia
Kini apakah dirimu masih memegang janji itu?

Penantian Tak Terbalas

bayanganmu hadir membelah malam hening
mengusik kalbu yang hampir tertidur
membangunkan jiwa yang terlelap
terbuai mesra angan dan khayalan
kau berdiri seolah ada
kau tersenyum bagaikan nyata
matamu memancar menebar lara
pada sayap yang kian patah
aku mengerang kesakitan
dada tergores luka
dan hati yang dulu terbalut
kembali bersimbah darah
kuhimpun nafas menyimpul daya
berdiri tegak bagai seorang tegar
menghadirkan pasti menepis keraguan
menanam keyakinan mengusir duka
kucoba tabur benang nyata
meyakini hadirmu sebuah maya
yang tak menjanjikan apa-apa
hanya menguak tabir lama

Bayang Lama

selamat malam bayang lama
pulang dan tidurlah dalam kesenyapan
tak perlu kembali menawarkan bunga
sejuta harap dan impian
terbaringlah wahai bayang lama
tak usah hadir mengusik mimpi
biarkan jiwa terlelap damai
hingga menjelang fajar kemerahan
dan…
kejarlah bayangan yang kau inginkan
tetapi ingat bayangan itu hanya semu
bila bayangan itu telah sirna
kembalilah kasih padaku