Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Puisi Tentang Alam “RiNdu Hujan”

Rindu bermandikan hujan,
ketika ku berlari tanpa alas kaki..
Merentangkan kedua tanganku,
bebas….
Meneriakan namamu,
parau….
Menangisimu,
pilu…
Air mataku menyatu bersama hujan..
Luruh begitu saja,…
Pedang langit menyambar,
langit berwajah muram..
Membangunkan sgala mimpi,
tentang aku, kamu, dan hujan…
***
Hujan Hari Ini
Hari ini sempat gerimis,
sedikit menyejukan udara yang begitu panas..
memandang dari balik jendela kamarku,
memandanginya….!
meski terlelap, meski dari jauh,
masih merasakan kesejukannya…
Hujan,…
anugerah Tuhan yang Maha tinggi…
Kabar gembira bagi bunga-bunga, dahan, dan akar-akar.
Hujan kian melembutkan hati,
pun hatiku yang tengah merajuk padaNya..

Puisi Cinta Remaja “Aku Tak Berarti Lagi”

“Cemburu (Aku tak Lagi Berarti)”
Cemburu bagai ular
Melilit meracuni tiap jengkal relung jiwa
Mengoyak melecehkan bukan hanya hati
Tapi nurani sebuah harga diri
Dan mestikah
Aku kuat terus dan terus kuat
Sementara jelas dihatimu aku telah kalah telak
Oleh pesona dan harta
Janji biarlah janji
Aku akan terus menggengamnya
Meski panas dan kosong
Kuputuskan untuk terus bertahan sebagai laki-laki
Hidup untuk sebuah janji
Dan jangan tanya keadilan
Karena keadilan adalah milik Tuhan
Kita hanya bermodal saling percaya
Dan ku akui kini semakin sulit
Atas semua yang telah terjadi
Cemburu ku akui cemburu
Bukan oleh apa yang telah kau serahkan
Tapi oleh apa yang kau siratkan
Aku tak berarti lagi di hatimu di hidupmu
Dan itu kau lakukan dengan sadarmu