Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan

Tips Mengatasi Ejakulasi Dini

Berbicara tentang ejakulasi dini sangat baik bagi pasangan suami istri. Masalah Ejakulasi dini adalah masalah terlalu cepatnya sperma keluar dari batang penis pada saat berhubungan intim. Ada yang menyatakan sebelum penterasi, dan ada pula yang menyatakan pada saat pentrasi serta sesaat setalah penetrasi atau masuknya batang penis ke dalam kemaluan wanita. Hal ini tentu saja menyebabkan terjadinya masalah pada pasutri dikarenakan ketidakpuasan wanita yang tidak tercapai.














Menurut para ahli, hal ini adalah kelainan yang terjadi pada pria yang baru akil balig disebabkan adanya rasa berdosa ketika berhubungan seks serta adanya ketakutan-ketakutan lainnya. Hingga diusia dewasa lebih meningkat karena adanya masalah ketika menjalin hubungan dengan wanita. Jika dilihat pada gejala fisik, ejakulasi dini ini disebabkan oleh adanya peradangan pada kelenjar prostat atau pada sistem syaraf. Penyebab kelainan ini dapat pula terbagi atas dua hal berdasarkan jenis primer dan sekunder. Yang menyebabkan terjadinya ejakulasi dini bersifat primer yaitu yang dikaitkan pada masalah gangguan psikis pada pria yang disebabkan oleh ada nya seksual traumatik apada masa kecil atau pernah mengalami pelecehan seksual. Sedangkan yang menyebabkan terjadinya ejakulasi dini yang bersifat sekunder yang berkaitan dengan beberapa sebab sekaligus yaitu organik, zat tertentu, dan lainnya.
Ada beberapa cara untuk mengatasi gejala ejakulasi dini. Hal yang sederhana yang perlu dilakukan penderita adalah dengan melakukan latihan serta relaksasi pada tubuh. Yaitu dengan melakukan tekhnik berhenti kemudian mulai, penderita akan terlatih dalam mengkondisikan kepuasan tanpa terjadinya ejakulasi. Pasangan sangat berperan dalam merangsang penis, dengan cara manual maupun dengan hubungan intim hingga penderita merasakan ejakulasi. Hentikan rangsangan dan mulai kembali dalam 20 hingga 30 detik.
Dengan latihan yang rutin, menurut riset lebih dari 95 persen pria berhasil mengontrol ejakulasi inidalam waktu 5 hingga 10 menit atau lebih. Teknik ini juga dapat membantu untuk menurunkan tingkat kecemasan sebagai penyebab utama terjadinya ejakulasi yang cepat. Pemakaian pelindung juga dapat menunda terjadinya hal ini. Jika disebabkan oleh masalah psikologi yang berat, penderita harus menemui psikoterapist.
Jika teknik di atas tidak berpengaruh dalam mengatasi kelainan ini, maka dapat dilakukan reuptake inhibitor guna menunda ejakulasi untuk sesaat. Hal ini akan bekerja untuk peningkatan jumlah serotonin pada tubuh penderita. Ada trik lain  yang mungkin dapat dicoba, yaitu: 1) cobalah memvariasikan pola gerak anda, 2) cobalah untuk mengencangkan otot pubokoksigeus, 3) lakukan penekanan pada telapak jari, 4) cobalah untuk mengubah stimuli dengan mengubah gaya berhubungan dengan cara manual maupun oral. Jika anda merasakan rangsangan, namun tidak merasa mengalami ejakulasi coba hentikan hubungan intim untuk mengatur kapan saatnya ejakulasi. Semoga anda terhindar dari ejakulasi dini.

Tips Mencegah Penurunan Pendengaran di Masa Tua

Dengan bertambahnya usia, secara alami fungsi organ tubuh akan semakin menurun. Salah satu indra yang akan mengalami penurunan fungsi adalah telinga.
Sebagai indra pendengaran telinga harus kita jaga dan pelihara sejak dini, dan untuk mencegah penurunan fungsi telinga ini sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut :






1.    Sejak dini usahakan untuk menghindari suara suara keras yang dapat memekakkan telinga
2.    Hindari penggunaan Ipod / Headphone yang berlebihan
3.    Jangan menggunakan headset setiap hari
4.    Saat mendengarkan musik cukup dengan volume  kecil atau sedang
5.    Berhati hatilah ketika sedang membersihkan telinga
6.    Jika ada gangguan pada telinga sebaiknya segera ke dokter

Agar Payudara Tak Kendur Setelah Hamil

img
(Foto: thinkstock)
Payudara kendur sering menjadi kekhawatiran ibu yang hamil dan menyusui. Ini pun kerap menjadi alasan sebagian wanita yang tidak mau menyusui anaknya. Padahal ada beberapa cara agar payudara tak kendur setelah hamil dan menyusui.

Payudara kendur sebenarnya sebagian besar disebabkan karena pengaruh genetik. Kondisi ini juga normal terjadi pada wanita tua karena melorotnya jaringan payudara, terlepas apakah wanita tersebut pernah melahirkan atau tidak.

Namun bukan berarti mencegah atau memperlambat proses pengenduran payudara adalah hal yang mustahil. Bahkan, wanita bisa melakukan beberapa cara untuk menjaga payudara tetap kencang, termasuk setelah melahirkan dan menyusui.

Berikut beberapa cara agar payudara tak kendur setelah hamil, seperti dilansir Livestrong, Senin (15/8/2011):

1. Pilih bra yang tepat
Kenakan pakaian yang mendukung selama kehamilan. Melindungi payudara dari pengenduran dimulai sebelum bayi lahir. Seiring proses kehamilan, payudara akan menjadi lebih besar. Ikutin pertumbuhannya dengan membeli bra yang lebih besar. Bertahan dengan bra yang tidak pas akan menyebabkan ketidaknyamanan dan tidak akan memberikan dukungan yang tepat pada payudara.

2. Memantau pertambahan berat badan selama kehamilan
Menurut Mayo Clinic, kenaikan berat badan 11 sampai 16 kg merupakan kenaikan berat badan sehat yang terjadi pada ibu hamil. Jika kenaikan berat badan ibu hamil melebihi jumlah tersebut, maka kelebihan berat badan akan menyebar ke seluruh tubuh, termasuk payudara. Semakin besar berat badan yang naik saat hamil, makin banyak proses pengenduran yang terjadi pada payudara.

3. Menjaga kulit tetap lembab
Menjaga kelembaban kulit dapat menjaga kulit tetap lentur sehingga mencegah kekenduran payudara.

4. Siapkan beberapa bra setelah melahirkan
Pada saat Anda menyusui, payudara akan mengalami perubahan ukuran secara bertahap. Ketika bayi masih muda dan sering menyusui, payudara relatif lebih besar. Kemudian pada saat bayi mulai menambah makanan padat, payudara akan kembali ke ukuran sebelum hamil. Namun jika Anda tidak menyusui, jangan harap payudara akan kembali normal dengan segera.

5. Kurangi berat badan secara perlahan
Jangan buru-buru menurunkan berat usia melahirkan karena bisa mempengaruhi elastisitas kulit. Agar payudara tetap kencang usai melahirkan, turunkanlah berat badan secara perlahan.

6. Lakukan olahraga yang mengencangkan payudara
Olahraga seperti angkat beban dapat memperkuat otot-otot yang mendukung dada dan punggung. Berolahraga tidak hanya membantu Anda menurunkan berat badan dan mengurangi stres, tetapi juga dapat memperkuat otot-otot yang mendukung jaringan payudara, otot-otot di punggung, yang membantu Anda untuk berdiri tegak.

SAYURAN DAN BUAH MENCEGAH SEMBELIT SAAT PUASA


serba
Selain mencegah sembelit dan melancarkan buang air besar (BAB) saat puasa, masyarakat dianjurkan untuk banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

“Terkadang, masyarakat lupa kalau sudah berbuka puasa, sayuran dan buah-buahan sering terlupakan. Padahal, makan sayuran dan buahan justeru lebih sehat dan mencegah sembelit dan melancarkan BAB,”kata Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat, dr.Delyuzar,kemarin. Delyuzar menuturkan, makanan yang sehat adalah makanan yang seimbang. Paling tidak memenuhi 15-20% protein, sisanya mengandung karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.“ Boleh setiap hari makan ikan atau daging,tapi lebih baik kalau setiap hari makanannya bervariasi dan memperbanyak makan sayuran,”tuturnya.

Hal yang sama dikatakan dr. Umar Zein. Selain dianjurkan makan makanan yang mengandung karbohidrat (makanan yang manis-manis) seperti, gula dan buah-buahan, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak mengonsumsi sayuran. “Makanan yang manis akan mengganti energi yang sudah terkuras saat puasa. Apalagi gula dan buah-buahan yang mengandung glukosa, sehingga dianjurkan makan yang manis- manis,”ujarnya. Biasanya,orang yang mengalami sembelit dan susah BAB karena kekurangan cairan dan kekurangan serat.

“Kalau sudah susah BAB selama puasa bisa tidak sehat dengan pencernaannya, jadi resah ketika beraktivitas. Jadi diajurkan banyak-banyaklah memakan sayuran. Selain itu,saat berbuka makan sekedarnya saja, setelah Maghrib baru makan lagi,”paparnya.

Yang Tidak dan Boleh Dilakukan Menjelang Menstruasi

ImageBeberapa hari sebelum siklus haid datang, biasanya perempuan akan mengalami premenstrual syndrome (PMS), kondisi ini kadang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya ketahui hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat PMS.
Gejala PMS mencakup perubahan fisik seperti nyeri payudara, perut kembung, kram perut, dan emosional seperti suasana hati yang mudah berganti dan gampang marah. Diperkirakan sekitar 8-20 persen perempuan mengalami gejala PMS berat selama 1-2 minggu sebelum menstruasi datang.
“Ada bukti bahwa makanan yang dikonsumsi bisa mempengaruhi dan berkontribusi pada derajat keparahan gejala PMS, untuk itu penting mengetahui apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar Elizabeth Bertone-Johnson, ScD dari University of Massachusetts, seperti dikutip dari WebMD, Senin (20/6/2011).
Untuk itu ketahui hal-hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam melawan gejala PMS yaitu:
Hal yang sebaiknya dilakukan
1. Mengonsumsi makanan dengan kalsium tinggi
Bertone-Johnson mengungkapkan studi dari perguruan tinggi menemukan perempuan dengan asupan kalsium dan vitamin D tinggi memiliki risiko lebih rendah mengembangkan PMS. Hal ini karena kalsium akan bekerja di otak untuk meringankan gejala depresi atau kecemasan, sedangkan vitamin D bisa memperbaiki perubahan emosional.
2. Mengonsumsi biji-bijian, protein, buah dan sayur
Jenis makanan tersebut diketahui kaya akan kandungan vitamin B. Studi terbaru menemukan bahwa perempuan dengan asupan tiamin (vitamin B1) dan riboflavin (vitamin B2) yang tinggi bisa mengurangi risiko PMS secara signifikan.
3. Melakukan olahraga ringan
Cobalah untuk melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, sepeda atau berenang secara teratur sebanyak 3 kali seminggu sebelum menstruasi datang. Hal ini akan membantu melemaskan otot dan sendi sehingga menurunkan risiko terjadinya kram perut.
Hal yang tidak boleh dilakukan
1. Melewatkan waktu makanPMS identik dengan perubahan suasana hati, jika seseorang melewatkan waktu makan dan membuat tubuh menjadi lapar maka akan memperburuk gejala PMS seperti lebih mudah marah akibat kadar gula darah menurun.
2. Mengonsumsi gula berlebihJika ingin mengonsumsi gula sebaiknya karena alasan tertentu, karena akan mengakibatkan perubahan pada tingkat hormon estrogen dan progesteron yang bisa menurunkan kadar senyawa serotonin di otak. Perubahan ini dapat mempengaruhi suasana hati yang memicu gejala PMS.
3. Asupan tinggi garam
Hampir setiap makanan yang dikonsumsi pasti mengandung garam, dan sangat sulit menghentikan asupannya. Sayangnya konsumsi garam dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan perut kembung dan retensi air yang membuat PMS menjadi semakin tidak nyaman.

Daya Tarik Wanita di Mata Pria

Setiap perempuan pasti memiliki daya tarik tersendiri di mata pria. Selain faktor fisik, ada faktor lain yang terlihat menarik. Seperti apa ?

Nah, berikut beberapa sifat wanita yang punya andil besar dalam memikat hati wanita :

Humoris

Pria menganggap wanita yang memiliki selera humor itu sangat menarik. Mereka merasa nyaman berkomunikasi dengan wanita yangn humoris. Jadi tanggapilah saat si dia melemparkan lelucon.

Dapat dipercaya

Kejujuran harus dijunjung dalam tiap hubungan. Perlu waktu untuk mempercayai seseorang. Kepercayaan dibangun perlahan-lahan, hati-hati dengan tindakan Anda yang dapat menghancurkan kepercayaan si dia.

Ramah

Tak hanya wajah cantik yang menarik para pria. Sikap Anda pun bakal menentukan. Mereka juga menilai dari cara wanita memperlakukan para pria. Jadi jangan asal sewot dengan pasangan Anda.

Penampilan fisik

Para pria mengakui melihat wanita pertama kali karena tertarik dengan penampilan fisik. Makanya mereka bangga kalau bisa menggandeng wanita seksi. Namun pria juga menambahkan kalau penampilan bukan jaminan langgengnya hubungan, bila tak diimbangi dengan inner beauty.

Percaya diri

Rasa percaya diri Anda mampu membuat si dia terpukau, karena Anda terlihat cerdas dan pandai membawa diri. Ingat bedakan dengan sikap "kepedean", yang ini bisa buat dia "ilfil".

Berbakat

Jika seseorang memiliki keahlian di bidang tertentu, mereka mudah menarik perhatian orang lain, apalagi yang berkaitan dengan bakatnya. Demikian pula yang dilihat pria dari seorang wanita. Saat Anda menampilkan bakat Anda, akan tampak hebat di matanya.

Cerdas

Sudah jelas kecerdasan Anda akan menarik dimata pria, sebab pembicaraan akan terasa menyenangkan jika Anda bisa nyambung dengan topik yang dimaksud. Jangan lupa untuk meng-update berita terkini, agar Anda tak kehilangan muka di depannya.

14 Gangguan Saat Kehamilan


 Banyak gangguan yang terjadi selama kehamilan. Sebagian besar berbahaya dan butuh tindakan darurat.
Gangguan kehamilan dapat terjadi kapan saja. Bisa pada saat kehamilan muda, atau pada masa kehamilan mulai menua, selain juga pada saat-saat menjelang persalinan. Setiap masa dalam kehamilan memiliki jenis gangguannya sendiri-sendiri. 


 Jenis gangguan kehamilan beragam, dari yang ringan sampai yang berat. Semua jenis gangguan kehamilan dapat diatasi. Beberapa di antaranya sebetulnya sudah dapat dicegah. Upaya pencegahan dapat dilakukan selama pemeriksaan kehamilan rutin. Sekurang-kurangnya, ada 14 jenis gangguan kehamilan yang mungkin timbul dan perlu diwaspadai. Apa saja?

1. Muntah-muntah
Normal jika mual dan muntah berlangsung dalam trimester pertama kehamilan. Namun, jika muntah-muntah terjadi berlebihan sampai 7 kali dalam sehari, kondisi ibu menjadi lemah, tidak berselera makan, berat badan menurun, dan nyeri ulu hati. Keadaan demikian tidak boleh dibiarkan. Mintalah bantuan bidan atau dokter. Kemungkinan ibu hamil sedang mengidap penyakit berat dan memerlukan perawatan rumah sakit. Kekurangan makanan dan cairan perlu dikoreksi dengan pemberian cairan infus. Jika tidak dikoreksi, buruk pengaruhnya terhadap anak di kandungan maupun pada diri ibu sendiri.

2. Kehamilan lewat 5 bulan, tak merasa ada gerakan janin
Jika betul itu dialami, kemungkinan anak sudah mati dalam kandungan. Dokter dan bidan perlu segera memastikannya. Jika dari pemeriksaan tidak terdengar lagi bunyi jantung anak, berarti anak memang sudah mati. Bayi mati dalam kandungan harus segera dikeluarkan. Jika tidak dikeluarkan, dapat mengganggu ibu. Bayi mati di kandungan lama-lama akan mengering, dan perut ibu semakin susut mengecil. Ibu harus curiga bayi sudah mati dalam kandungan jika perutnya semakin hari semakin mengempis.

3. Berat badan naik berlebihan
Waspadalah jika berat badan ibu hamil naik lebih dari 1 kg dalam seminggu, terkadang disertai tungkai dan mata kaki yang membengkak, tekanan darah meninggi, air seni keruh, nyeri kepala, dan penglihatan berkunang-kunang. Kemungkinan itu merupakan gejala dan tanda pre-eclampsia, yang jika dibiarkan akan masuk ke dalam eclampsia, penyakit yang mengancam nyawa ibu maupun anak jika tidak segera ditanggulangi.

4. Gangguan ginjal
Ibu hamil juga dapat menderita gangguan ginjal. Sering demam-demam, air seni keruh, tekanan darah mungkin meninggi, sering mual-mual atau sampai muntah-muntah, nyeri kepala, dan mungkin tidak enak di pinggang. Gangguan ginjal pada ibu hamil perlu segera diobati. Mungkin perlu perawatan rumah sakit.

5. Sering berdebar-debar, sesak napas, dan lekas lelah
Waspadalah jika keluhan tersebut berlangsung terus-menerus, dan kian hari kian bertambah berat. Jika tadinya keluhan itu muncul hanya pada saat melakukan aktivitas fisik, namun sekarang tidak melakukan aktivitas fisik pun sudah berdebar dan sesak napas, kemungkinan ada gangguan jantung dalam kehamilan (vitium cordis). Ibu dengan kondisi begini memerlukan perawatan khusus di rumah sakit, dan pertolongan khusus pula sewaktu persalinan.

6. Anemia
Jika wajah pucat-pasi, merah mata dan telapak tangan pucat, lekas lelah, lemah, dan lesu, kemungkinan ibu hamil menderita kurang darah (anemia). Sel-sel darah merah kekurangan unsur hemoglobin. Pada ibu hamil, anemia sering disebabkan oleh kekurangan zat besi. Anemia yang berat bisa mengganggu jantung juga. Keluhan sering berdebar pada pasien anemia kemungkinan karena sudah sampai stadium membebani jantung.
Anemia kekurangan zat besi mudah diatasi dengan pemberian tambahan pil zat besi (sulfas ferosus), atau tablet penambah zat besi lainnya. Anemia dalam kehamilan berefek buruk pada kehamilan, selain juga berefek buruk pada janin yang dikandung. Pasokan zat asam janin kurang dari normal. Gangguan plasenta dan perdarahan pasca-persalinan sering terjadi pada ibu hamil yang anemia.

7. Gangguan kelenjar gondok
Jika kelopak mata sembab menonjol, tapi bukan sakit mata, jemari gemetar, sering berdebar-debar walau tidak habis melakukan aktivitas fisik, badan terasa lebih panas (gerah) dari biasa, dan banyak berkeringat, kemungkinan ini gejala aktivitas kelenjar gondok di batang leher berlebihan (hyperthyroid).
Kelenjar gondok tidak harus membengkak seperti pada penyakit gondok endemik akibat kekurangan iodium, namun fungsi gondoknya saja yang berlebihan, sehingga menimbulkan keluhan dan gejala seperti di atas itu. Agar tidak sampai mengganggu kehamilan, maupun janin yang dikandung, gangguan kelenjar gondok pun perlu diatasi.

8. Kencing manis
Ibu hamil dicurigai kencing manis jika bertubuh gemuk, berasal dari keluarga dengan riwayat kencing manis, mengeluh sering haus terus, banyak berkemih, dan merasa lapar terus. Ibu hamil dengan kencing manis akan melahirkan anak yang lebih besar dari normal. Seberapa bisa, kencing manis ibu hamil terkontrol agar tidak berpengaruh buruk terhadap anak yang dikandung. Pertolongan khusus perlu diberikan untuk bayi yang dilahirkan dari ibu yang kencing manis.

9. Ibu hamil dengan infeksi
Ibu hamil dengan demam tinggi dan berlangsung lebih dari 3 hari harus dipikirkan kemungkinan terjadi infeksi. Apa pun penyebab infeksinya, tidak menyehatkan bagi janin yang dikandung. Dokter perlu memeriksa kalau-kalau infeksinya berefek buruk terhadap anak.

10. Kejang-kejang
Ibu hamil dengan kejang-kejang tidak boleh dianggap enteng. Kejang-kejang sendiri bisa disebabkan oleh infeksi selaput otak (meningitis), atau pada otak sendiri (encephalitis). Namun, paling sering disebabkan oleh penyakit eclampsia seperti sudah dibahas di atas. Jangan tunda pergi ke dokter, sebab setiap kejang-kejang harus dianggap keadaan yang serius.

11. Keluar darah dan lendir dari liang rahim
Keluar darah dari liang rahim pada masa kehamilan kurang dari 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan terjadi keguguran. Ancaman keguguran yang masih awal dapat dibendung dengan perawatan khusus, agar janin selamat sampai cukup bulan. Namun akan gagal mempertahankan kehamilan jika perdarahan telanjur banyak dan berlebihan.
Keluar darah pada kehamilan yang lebih tua, kemungkinan ada gangguan pada air-ari. Keluar darah dapat disertai rasa nyeri mulas melilit di perut bawah, bisa juga tidak. Keluarnya darah dengan rasa nyeri disertai keluarnya lendir, apalagi jika sampai keluar air ketuban (menyerupai air seni), tergolong keadaan gawat darurat kehamilan. Ibu harus segera dilarikan ke rumah sakit, mencegah seberapa mungkin dalam 24 jam kehamilan masih dapat dipertahankan.

12. Kehamilan terganggu
Jika pada kehamilan muda (6-10 minggu) atau kurang dari dua setengah bulan keluar perdarahan dari liang rahim, disertai nyeri, mulas melilit di perut bawah, selain kemungkinan keguguran, dapat juga sebab kehamilan yang terganggu (KET atau Kehamilan Ektopik Terganggu).
Normalnya, kehamilan tumbuh di dalam rongga rahim. Namun, tidak demikian dengan kehamilan yang tersasar ke tempat tumbuh yang lain. Kehamilan di luar rahim disebut kehamilan ektopik (ectopic pregnancy), yang dapat terjadi di saluran telur, indung telur, atau di mana saja di luar rahim. Kehamilan di luar rahim dapat saja selamat sampai kehamilan cukup bulan, namun lebih sering mengalami gangguan. Jika kehamilan yang tersasar sampai terganggu, terpaksa anak harus dikeluarkan kendati belum cukup bulan.

13. Keluar darah setelah kehamilan 28 minggu
Jika keluar darah setelah kehamilan 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan ada gangguan pada ari-ari. Kalau bukan luruhnya ari-ari dari perlekatannya pada dinding rahim (solutio placentae), kemungkinan lain adalah mengelupasnya sebagian tepi ari-ari dari dinding rahim lantaran lokasi perlekatannya berada di sekitar mulut rahim (placentae praevia). Keduanya tergolong gawat darurat yang memerlukan pertolongan rumah sakit segera.

14. Keluar cairan ketuban
Ketuban atau bungkus bayi dalam kandungan tidak boleh pecah sebelum tiba waktunya persalinan. Jika sampai pecah, berarti cairan ketuban akan tumpah keluar dari liang rahim, dan anak yang seharusnya terlindung steril di dalamnya terancam bahaya tercemar oleh bibit penyakit dari dunia luar. Keadaan ini disebut Ketuban Pecah Dini (KPD), yakni keluar cairan menyerupai air seni tapi tak berbau pesing, sebelum merasa mulas-mulas tanda awal persalinan.
Adakalanya, cairan ketuban tidak bening lagi, melainkan sudah kehijau-hijauan, tanda sudah terinfeksi kuman dari luar. Infeksi cairan ketuban mengancam janin yang terbungkus di dalamnya. Ini pun tergolong gawat darurat. Janin perlu diselamatkan agar tidak sampai menderita infeksi di dalam kandungan ibunya.